Kabar Terbaru: Jemaah Haji dan Umrah Kini Bisa Buka Rekening Bank di Arab Saudi
Riyadh, Arab Saudi – Kabarnya menggembirakan bagi jemaah haji, umrah, maupun wisatawan yang berkunjung ke Arab Saudi. Kini mereka tidak lagi harus bergantung pada transaksi tunai sepenuhnya — pengunjung dengan visa ziarah sudah diizinkan membuka rekening bank secara lokal di kerajaan tersebut.
Peraturan baru ini dikeluarkan oleh Bank Sentral Arab Saudi (SAMA) sebagai bagian dari pembaruan sistem perbankan yang bertujuan memudahkan akses layanan keuangan bagi semua pengunjung.
Apa Itu “Visit ID” dan Fungsinya?
Salah satu syarat utama untuk membuka rekening bank di Arab Saudi adalah memiliki Visit ID — identitas resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri Saudi. Keaslian dan masa berlaku Visit ID dapat diverifikasi melalui platform pemerintahan terkait.
Dengan Visit ID ini, jemaah haji, umrah, maupun wisatawan biasa bisa mengakses layanan perbankan, tidak hanya sekadar transaksi tunai seperti sebelumnya.
Alasan dan Manfaat Kebijakan Baru
1. Inklusi Keuangan
Bank Sentral Saudi menganggap kebijakan ini sebagai langkah penting untuk memperluas inklusi keuangan. Dengan begitu, lebih banyak orang bisa terlibat dalam sistem perbankan resmi.
2. Transformasi Digital
Langkah ini mendukung arah transformasi digital sektor perbankan di Saudi. Dengan operasi dan layanan yang lebih modern, para pengunjung mendapat kenyamanan dan keamanan lebih tinggi dalam urusan finansial.
3. Kemudahan Bagi Jamaah dan Wisatawan
Para jemaah dan wisatawan dapat menikmati fasilitas perbankan yang lebih lengkap — seperti transfer lokal, penarikan tunai melalui ATM, atau pembayaran layanan selama berada di Arab Saudi. Semua itu diharapkan membuat perjalanan ibadah atau wisata lebih lancar dan praktis.
Implikasi untuk Jamaah Indonesia
Bagi calon jemaah dari Indonesia, kebijakan ini akan membuka kemudahan baru dalam mengelola uang selama berada di Saudi. Tidak perlu membawa terlalu banyak uang tunai, risiko kehilangan atau pencurian bisa diminimalisir, dan transaksi lokal menjadi lebih fleksibel.
Namun, penting juga untuk memperhatikan syarat resmi (seperti Visit ID) dan prosedur pembukaan rekening yang berlaku di bank-bank Saudi.
Kesimpulan
Kebijakan terbaru dari Bank Sentral Arab Saudi memungkinkan jemaah haji, umrah, maupun wisatawan membuka rekening bank lokal menggunakan Visit ID. Ini menjadi langkah strategis untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat transformasi digital perbankan. Bagi masyarakat Indonesia yang akan berangkat ke Saudi, ini menjadi kabar sangat positif.
